BADAMI - Forum Bandung Smart City

Share Info Public
AC Mulai Tak Dingin, Perhatikan Sparepart Bila Ingin AC Mobil Awet


user-img   indro purnomo

indro purnomo

Join: 09 Juli 2020 13:57
Post: 1

  |   62 0   |   14:17 09 Juli 2020

Fitur pendingin kabin telah jadi kebutuhan utama dalam mobil. Terlebih buat pemakaian di Tanah Air, yang memiliki keadaan cuaca panas lumayan ekstrem. Air Conditioner( AC) juga nyatanya dituntut bekerja keras. Oleh sebab itu, butuh terdapat atensi spesial supaya gunanya senantiasa maksimal.

 

ilustrasi ac mobil

Perawatan berkala harus dicoba buat melindungi kinerjanya. Yanto dari Kikijaya Airconindo- Denso menerangkan, servis dapat dicoba semenjak 10 ribu kilometer ataupun 6 bulan. Pekerjaan pada periode ini pula meliputi pembersihan blower serta penggantian filter kabin." Kemudian di 20 ribu kilometer ataupun 1 tahun. Tidak hanya yang tadi, servis terdiri dari mensterilkan kondensor, akumulasi oli kompresor serta freon. Dan mengubah receiver dryer vacuum," ucapnya kala berbincang di bilangan Radio Dalam, Jakarta Selatan.

Beda lagi perlakuan bila AC mobil telah menggapai jarak tempuh 40 ribu kilometer ataupun 2 tahun. Servis- nya lebih besar lagi. Tidak hanya perawatan serta seluruh perlakuan pada 20 ribu kilometer. Terdapat lagi bonus ialah pembersihan evaporator serta penggantian katup perluasan.

Ubah katup perluasan ini sangat berarti. Komponen slow moving itu berperan mengendalikan jumlah serta mengabutkan cairan pendingin, saat sebelum masuk ke evaporator. Dia merendahkan temperatur serta tekanan cairan pendingin. Bersamaan konsumsi, dia hadapi penyusutan kinerja. Apalagi berisiko hadapi keausan serta spring- nya melemah. Dia tidak dapat diservis, sebab standar penyetelan katup perluasan dicoba di pabrik pembuatan.

Baca pula:
Cari Mobil dengan Harga Terbaik via Online
- Brio Satya dengan sistem cicilan 3 bulan
- Daftar harga mobil dengan fitur A.I

Terlepas dari perawatan itu, terdapat pula kerutinan yang bagi Yanto butuh dihindarkan. Awal merupakan tidak merokok di dalam mobil. Perihal ini hendak mempengaruhi pada evaporator. Asap dari rokok hendak terhisap setelah itu melekat pada fitur itu, sehingga menimbulkan kilat kotor, apalagi menghasilkan bau tidak nikmat. Bersamaan waktu dia pula dapat pengaruhi kinerjanya. Ini pula terdapat hubungannya dengan ketahanan komponen. Kerutinan merokok dapat menimbulkan kehancuran magnetic clutch jadi lebih kilat.

“ Biasanya jika perokok ingin merokok, mematikan AC. Nah cocok ingin nyalain, umumnya lagi melaju kencang serta rpm besar. Makanya mayoritas magnetic clutch- nya pada patah. Dianjurkan supaya tidak menyalakan AC dikala putaran mesin besar,” ucap Yanto melalui sambungan telepon, Senin( 24/ 02).

Aplikasi pewangi kabin pula tidak direkomendasikan Denso. Bagi Yanto, akibatnya jangka panjang. Sebab menimbulkan bau tidak nikmat pada evaporator. Ini sama halnya dengan asap rokok. Evaporator yang berperan meresap hawa ataupun hawa panas pada kabin, hendak meresap bahan kimia pewangi.“ Bahan kimia pewangi itu nyerap di evaporator. Lama kelamaan memunculkan bau apak,” tutupnya.

"Karena tidak sedikit konsumen yang kurang hirau hendak perihal ini. Aspek awal, AC mobil tidak sering di service. Setelah itu terdapat dari aspek eksternal misal debu serta kehancuran komponen. Kalaupun bermasalah, sebagian bagian itu dapat Kamu cek sendiri. Tetapi mayoritas memanglah wajib dicoba di bengkel spesial," papar Kevin Ong, Kepala Cabang Rotary Bintaro Bekasi kala ditemui sebagian waktu kemudian. Berikut catatan komponen yang dapat ditilik cocok dengan gejalanya.

1. Kompresor Lemah

Aspek utama dari kurang dinginnya AC mobil merupakan kompresi yang lemah. Pengaruhnya sangat banyak. Bila kompresi rendah, hingga AC mobil tidak menghasilkan hawa sejuk. Kompresor jadi salah satu komponen yang sangat awal dicek.

2. Freon Habis

Pemicu lain dari AC yang tidak dingin dapat dari freon yang kosong. Pula terjalin lantaran terdapatnya tekanan freon yang overheat ataupun kepanasan. Tekanan gas jadi menurun. Perihal ini jadi pemicu sangat jamak dari hambatan AC panas. Butuh dicatat, freon tidak sempat habis bila tidak terjalin kebocoran di dalamnya. Kalaupun bocor, penyebabnya pula dapat bermacam- macam. Tercantum dari sebagian komponen karet seal yang getas ataupun terburuknya valve kompresornya telah uzur.

3. Katup Perluasan Rusak

Rusaknya katup perluasan dapat terjalin sebab pembekuan. Butuh dilihat gimana keadaan perluasan AC mobil kita. Bagian ini dapat hadapi pembekuan ataupun frozing yang membatasi hawa keluar dari pendingin mobil. Perlengkapan ini berperan bagaikan katup pengembunan. Ataupun bagaikan pengatur masuknya gas freon yang telah dicairkan dengan proses dari filter dryer.

4. Extra Fan Mati

Dinamo motor extra fan yang mati, pula dapat jadi hambatan. Nyatanya pengaruhi proses kondensasi di dalam AC mobil. Kondensor tidak dapat berperan maksimal serta memunculkan tidak terdapat hawa dingin yang masuk dalam kabin. Bila bagian motor extra fan mulai lemah, hingga tidak terdapat metode lain. Kecuali mengubah dengan motor fan yang baru.

5. Evaporator Kotor

Mengerti kah Kamu, musuh terbanyak dari evaporator merupakan debu. Karena, kotoran ini membuat evaporator AC terhambat. Debu dapat berasal dari kotoran yang tidak dapat tersaring oleh filter. Apalagi bila jumlahnya sangat banyak, dapat membuat kinerja tersendat.

Inilah sebagian komponen yang butuh Kamu perhatikan kondisinya. Jalani servis AC secara teratur buat meminimalisasi kehancuran. Bila pendingin mobil kurang sejuk, Kamu dapat mengecek sebagian bagian itu. Ataupun jika mau lebih instan, membawa saja ke bengkel spesial AC terdekat.

Info ini dipersembahkan oleh : https://cartalog.id/



Belum terdapat komentar untuk thread ini.